Majalengka (22/05/2014) puluhan orang
yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah
Indonesia (LSM GNBI) melakukan demo di Kantor Satuan Pamong Praja, Kantor
Bupati dan Dinas KUKM PERINDAG.Pasalnya, banyak persoalan baik persoalan politik, birokrasi, hukum dan sosial .
- Kelangkaan gas elpiji 3 kg
- Mutasi yang dijadikan ajang titip- menitip jabatan
- PP no.45 tahun 1990 yang mengatur mekanisme tentang perkawinan dan perceraian PNS
- PP N0. 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS, dan
- Banyaknya fakta dan temuan tentang galian C yang masih illegal
Beberapa titik menjadi lokasi demo, adalah di Kantor Satuan Pamong
Praja, Kantor Bupati, Kantor DPRD dan Dinas
KUKM PERINDAG. "Sebab, di lokasi
itu maka pemerintah akan mendengar aspirasi kami," ujar Saeful salah seorang
pendemo. Semua lembaga harus merespon semua tuntutan yang di utarakan supaya terciptanya
kondisi pemerintahan yang bersih dan kondusif juga untuk menindak dengan tegas Pegawai Negri Sipil yang melanggar kode etik Peraturan Pemerintah . "Kami ingin agar pemerintah mendengar aspirasi kami ." ungkapnya.
All'z Belajar menulis . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar