Ada kurang lebih 100 orang yang tergabung dalam Lembaga
Swadaya masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) menggelar aksi
demo di depan Kantor SATPOL PP Kab. Majalengka, kamis (22/5/2014). Aksi
tersebut dilakukan untuk menuntut agar galian c ilegal segera di tutup.
LSM GMBI yang menggelar aksi, datang ke Kantor Satpol PP membawa beberapa
spanduk penolakan. Selain itu, mereka juga membawa mobil dan sound sytem untuk
berorasi.
Dalam orasinya, Koordinator aksi, Saeful Yunus mengatakan, bahwa terdapat
galian c ilegal yang berada di Majalengka yang tidak ditutup dikarenakan galian
tersebut di backingi oleh seorang Jenderal.
Oleh karenanya, GMBI meminta Kepala Satpol PP untuk menutup lokasi galian C
ilegal tersebut tanpa melihat siapapun backing dari pemilik galian c ilegal
tersebut.
Aksi yang berjalan kurang lebih sekitar satu jam tersebut mendapat pengawalan
ketat dari pihak kepolisian dan Satpol PP Kab. Majalengka. Peserta aksi
kemudian ingin adanya tanggapan dan kepastian
dari Kepala Satpol PP tentang penutupan galian c ilegal tersebut. Jika
Kepala Satpol PP tidak keluar memberikan tanggapan dan kepastian maka para
pendemo akan masuk secara paksa kedalam kantor SATPOL PP dan membawa Kepala Satpol PP
untuk keluar.
Akhirnya setelah adanya ancaman tersebut Kepala Satpol PP
Kab. Majalengka pun keluar dan meminta perwakilan dari para pendemo untuk bisa
membicarakan tuntutan tersebut di dalam Kantor Satpol PP. Dan pertemuan itu dari para pendemo diwakili oleh
Ketua LSM GMBI Saeful Yunus dan beberapa anggotanya..
Tak lama kemudian perwakilan dari para pendemo tersebut
keluar dari Kantor Satpol PP dan menyampaikan hasil perundingan tadi. Hasil perundingan
tadi di sampaikan oleh Ketua GMBI tersebut.
“Menjelaskan bahwa dalam tempo tiga hari Satpol PP akan
segera menutup galian - galian c ilegal yang ada di Majalengka tanpa mengenal
siapapun backing di balik galian c ilegal tersebut”.
Dan para pendemo juga menyetujui dan mendukung hasil yang di
berikan oleh Kepala SATPOL PP Majalengka, dan tak lama kemudian para pendemo
tersebut membubarkan diri dari depan Kantor SATPOL PP.
Posted by Belexs

Tidak ada komentar:
Posting Komentar