Kreativitas adalah
kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan cara-cara baru dalam pemecahan
masalah dan menemukan peluang (thinking new thing). Sedangkan inovasi adalah kemampuan untuk
menerapkan kreativitas dalam rangka pemecahan masalah dan menemukan peluang
(doing new thing). Jadi, kreativitas adalah kemampuan untuk memikirkan sesuatu
yang baru dan berbeda. Nilai tambah yang berharga adalah sumber peluang bagi
wirausaha. Ide kreatif akan muncul apabila wirausaha "look at old and
think something new or different". Sukses kewirausahaan akan tercapai
apabila berpikir dan melakukan sesuatu yang baru atau sesuatu yang lama dengan
cara-cara baru (thing and doing new things or old thing in new way) (Zimmer,
1996:51)
Menurut Kotler yang diterjemahkan
oleh Hendra Teguh, SE, Ak. (1997:53) produk memiliki pengertian yang luas
yaitu segala sesuatu yang ditawarkan, dimiliki, dipergunakan atau dikonsumsi
sehingga dapat memuaskan keinginan dan kebutuhan termasuk didalamnya adalah
fisik, jasa, orang, tempat, organisasi serta gagasan.
“sudah di pastikan kreatifitas itu
pasti menghasilkan” ungkap agan satu ini. Lengkapnya Eggie Alegra Guntala. ayah
satu anak, lulusan sarjana komputer ini
selain bekerja di salah satu Dinas di Majalengka yang cukup handal mengusai IT
(informasi teknologi) sudah beberapa kali melakakukan experimen dalam hal utak
atik kretifitas, mulai dari kerajinan tangan lipat kertas sampai desain grafis
sudah ia lakukan. Tak hanya kreatifitas tangan, budidaya jamur, ikan air tawar,
jangkrik, kroto, bahkan “kalau ada peminatnya sambil membuat kandang rak kroto
saya akan membuka jasa las listrik” ungkapnya. Ada satu lagi... ia dan rekan
kerjanya pernah merintis minuman sehat sumur lawung (susu murni gula kawung)
akan tetapi semuanya tidak berhasil ia kembangkan dikarenakan banyak kendala
yang harus dihadapinya. Namun ia tak patah semangat untuk mencoba berinovasi
dan akhirnya ia pun menemukan kreatifitas kerajinan lampu tidur berkarakter. Dengan modal yang tidak terlalu
mahal dia mampu mengubah benang jahit
menjadi lebih unik dan menarik sehingga terciptalah kerajinan lampu tidur
berkarakter. “Padahal kerajinan ini sudah populer 3 tahun kebelakang” ujarnya.
Dengan ketekunan dan kesabarannya sekarang ia sudah menjual barang tersebut 50
buah dengan kisaran harga 50-55 ribu sedangkan perhitungan modal untuk 1 biji
mencapai 35-40 ribu saja, “ lumayan buat beli rokok” ungkapnya ditanya saat
berbicang dengan rekan kerjanya. Firman (ipink panggilanya) adalah salah satu
teman kerjanya yang merasakan juga manfaat dari ide kreatif agan ini. Menurut
ipink dengan membantu menjadi reseler “saya dapat ikut beli roko juga” sambil
tertawa.
Disisi lain Wawan atasan kerjanya
pun tertarik untuk bekerja sama mengolah produk ini lebih besar lagi tentunya
dengan manajemen kewirausahaan yang baik pula, sehingga dapat memperdayaakan
masyarakat dalam pembuatan produknya, dengan memperdayaakan masyarakat beban
kerja yang dikerjakan tidak terlalu berat dan dapat membuka lapangan pekerjaan
bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya pekerja, pemesanan dan pengerjaan produk
kratifitas ini dapat dilakukan secara cepat. “untuk pelayanan dan untuk
memuaskan konsumen tentunya” ungkap Wawan.
Eggie
berharap supaya masyarakat dapat mengembangkan potensi pada diri masing-masing
sehinga kreatifitas dan ide-ide pada diri seseorang dapat tergali dan menghasil
sesuatu bagi dirinya dan masyarakat sekitar. “itu juga kalau mereka percaya dan
yakin bahwa kreatifitas itu menghasilkan”. . . . .
All'z Belajar menulis . . .
All'z Belajar menulis . . .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar