Rabu, 14 Mei 2014

“KREATIFITAS PASTI MENGHASILKAN”



Kreativitas adalah kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan cara-cara baru dalam pemecahan masalah dan menemukan peluang (thinking new thing). Sedangkan inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan kreativitas dalam rangka pemecahan masalah dan menemukan peluang (doing new thing). Jadi, kreativitas adalah kemampuan untuk memikirkan sesuatu yang baru dan berbeda. Nilai tambah yang berharga adalah sumber peluang bagi wirausaha. Ide kreatif akan muncul apabila wirausaha "look at old and think something new or different". Sukses kewirausahaan akan tercapai apabila berpikir dan melakukan sesuatu yang baru atau sesuatu yang lama dengan cara-cara baru (thing and doing new things or old thing in new way) (Zimmer, 1996:51)
Menurut Kotler yang diterjemahkan oleh Hendra Teguh, SE, Ak.  (1997:53) produk memiliki pengertian yang luas yaitu segala sesuatu yang ditawarkan, dimiliki, dipergunakan atau dikonsumsi sehingga dapat memuaskan keinginan dan kebutuhan termasuk didalamnya adalah fisik, jasa, orang, tempat, organisasi serta gagasan.

“sudah di pastikan kreatifitas itu pasti menghasilkan” ungkap agan satu ini. Lengkapnya Eggie Alegra Guntala. ayah satu anak,  lulusan sarjana komputer ini selain bekerja di salah satu Dinas di Majalengka yang cukup handal mengusai IT (informasi teknologi) sudah beberapa kali melakakukan experimen dalam hal utak atik kretifitas, mulai dari kerajinan tangan lipat kertas sampai desain grafis sudah ia lakukan. Tak hanya kreatifitas tangan, budidaya jamur, ikan air tawar, jangkrik, kroto, bahkan “kalau ada peminatnya sambil membuat kandang rak kroto saya akan membuka jasa las listrik” ungkapnya. Ada satu lagi... ia dan rekan kerjanya pernah merintis minuman sehat sumur lawung (susu murni gula kawung) akan tetapi semuanya tidak berhasil ia kembangkan dikarenakan banyak kendala yang harus dihadapinya. Namun ia tak patah semangat untuk mencoba berinovasi dan akhirnya ia pun menemukan kreatifitas kerajinan lampu tidur  berkarakter. Dengan modal yang tidak terlalu mahal dia mampu  mengubah benang jahit menjadi lebih unik dan menarik sehingga terciptalah kerajinan lampu tidur berkarakter. “Padahal kerajinan ini sudah populer 3 tahun kebelakang” ujarnya. Dengan ketekunan dan kesabarannya sekarang ia sudah menjual barang tersebut 50 buah dengan kisaran harga 50-55 ribu sedangkan perhitungan modal untuk 1 biji mencapai 35-40 ribu saja, “ lumayan buat beli rokok” ungkapnya ditanya saat berbicang dengan rekan kerjanya. Firman (ipink panggilanya) adalah salah satu teman kerjanya yang merasakan juga manfaat dari ide kreatif agan ini. Menurut ipink dengan membantu menjadi reseler “saya dapat ikut beli roko juga” sambil tertawa.
Disisi lain Wawan atasan kerjanya pun tertarik untuk bekerja sama mengolah produk ini lebih besar lagi tentunya dengan manajemen kewirausahaan yang baik pula, sehingga dapat memperdayaakan masyarakat dalam pembuatan produknya, dengan memperdayaakan masyarakat beban kerja yang dikerjakan tidak terlalu berat dan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya pekerja, pemesanan dan pengerjaan produk kratifitas ini dapat dilakukan secara cepat. “untuk pelayanan dan untuk memuaskan konsumen tentunya” ungkap Wawan.
            Eggie berharap supaya masyarakat dapat mengembangkan potensi pada diri masing-masing sehinga kreatifitas dan ide-ide pada diri seseorang dapat tergali dan menghasil sesuatu bagi dirinya dan masyarakat sekitar. “itu juga kalau mereka percaya dan yakin bahwa kreatifitas itu menghasilkan”. . . . .

All'z Belajar menulis . . . 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar