Dalam
menindak lanjuti program pemerintah di bidang teknologi informasi pemerintah
Kabupaten Majalengka melalui Dishubkominfo pada bidang Kominfo terus menerus bergeriliya ke Desa-desa melalui pertemuan mengenai
pemanfaatan server dan website Desa bertempat di aula Kecamatan Talaga, Selasa
(02/12/2014).
Peserta
berasal dari perwakilan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan perwakilan Desa dari Kecamatan Banjaran dan Kecamatan Talaga. Rapat
diawali sambutan dari Camat Talaga Hendra Krisniawan, S.STP. dalam sambutannya
beliau mengatakan bahwa pertemuan ini sangat diperlukan bagi aparatur Desa
sebagai pelayan masyarakat, “bahwasanya kita harus merubah paradigma pada waktu
lampau yang asalnya pemerintah itu adalah pemberi perintah sekarang sebagai
pelayan masyrakat” ujar beliau. Selain itu beliau mengajak kepada semua
operator supaya siap menghadapi kemajuan terutama di bidang teknologi.
Dilanjutkan
sambutan oleh kabid kominfo Wawan Kurniawan, S.Sos.,MT sekaligus membuka acara
tersebut mengatakan bahwa kominfo sedang merancang tata naskah elektronik,
menyamakan presepsi menggunakan aplikasi yang sama sebagai pelaporan dari
Kecamatan kemudian ke Kabupaten. Selanjutnya beliau menjelaskan bahwa untuk
pempromosikan Desa baik itu potensi Desa maupun laporan yang mengacu kepada
keterbukaan informasi publik salah satunya dengan mengunakan website Desa ”biayanya
murah tapi manfaatnya besar” ungkap beliau. Selain itu beliau mengatakan bahwa
organisasi di bidang IT yaitu Relawan Teknologi Komunikasi (RTIK) yang telah
banyak membantu dalam proses jalannya kegiatan-kegiatan di bidang Kominfo.
Kemudian
pemaparan dari RTIK Iiyas Hilmi dan Azis Amirullah tentang keorganisasian RTIK, pemanfaatan server dan website Desa
dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi. RTIK berharap tiap Desa harus
proaktif dalam menanyakan, menggagas dan berinisiatif dalam membuat website
Desa “saya membaca dari salah satu surat kabar bahwa KPK mengharuskan mengupload dana yang di gelontorkan pemerintah
kepada desa melalui website Desa” ujar Ilyas. Selain itu beliau pun sangat
terbuka kepada seluruh operator Desa apabila mengalami kesulitan dalam proses
tersebut. “Kami bisa diundang langsung ke daerah tersebut atau sebaliknya para
operator datang langsung ke skretariat kami” tambahnya.
All'z
Belajar menulis . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar