Apel
pagi dilingkungan Dishubkominfo kabupaten Majalengka berlangsung baik dan
hikmad meskipun tidak menggunakan pengeras suara dikarenakan terjadi pemadaman
arus listrik secara bergilir Selasa, (18/11/2014)
Pemimpin
apel di pimpin oleh Ade Anung Ilyaharja, S.Sos yang menjabat sebagai kepala seksi
pengujian kendaraan bermotor dan pembina apel di isi oleh kepala Dishubkominfo
Drs. Maman Sutiman mengatakan dalam amanatnya beberapa point penting yang
pertama mengenai kenaikan bahan bakar minyak (bbm) yang teleh diumumkan oleh
Presiden RI Ir. Jokowi Widodo yaitu premium yang sebelumnya Rp. 6500 menjadi
Rp. 8500 dan solar yang sebelumnya Rp.5500 menjadi Rp.7500. “Dengan hal tesebut
perlu kita sadari bahwa keadaaan minyak semakin akan semakin berkurang dan
lambat laun akan habis, sehingga sebagian
masyarakat pun sudah memahami dengan kenaikan harga tersebut, semoga
tidak terjadi apa-apa” ungkap beliau. Beliau menambahkan kepada Dinas terkait
terutama Dishubkominfo untuk tetap waspada siap siaga untuk mengantisipasi
kemungkinan terjadi dimasyarakat.
Poin
kedua beliau menyebutkan bahwa ada 9 orang yang berasal dari Dishubkominfo
tergabung dalam tim pengawasn (wasdal) terkait pembebasan lahan di lokasi
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB). Pembebasan tersebut merupakan
penambahan runway yang semula hanya 2500 m menjadi 4000 m. Selain itu beliau
mengatakan akan di buatnya terminal khusus di pagandon sebagai penunjang BIJB.
Ketiga
mengenai Sumber Daya Manusia yang harus terus ditingkatkan sebagai penunjang
BIJB. Oleh karena itu Dishubkominfo akan memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang
berkaitan dengan peningkatan SDM salah satunya dengan mengikutsertakan diklat
yang sesuai dengan tupoksi.
Keempat
adalah evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yaitu sektor yang masih dibawah
capaian menurut hitungan perbulan diharapkan supaya pengelola dapat menjeput
bola sehingga capaian dapat sesuai dengan target.
Kemudian
apel pagi ditutup dengan do’a
All'z Belajar menulis . . .
All'z Belajar menulis . . .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar